"Pak, Toni sekarang sudah semakin pandai, sampai jadi omongan orang," kata seorang istri kepada suaminya sambil menghadapkan anaknya itu.
Dengan penuh kasih sayang, sang Bapak membelai-belai kepala sang anak sambil berkata dengan bangga, "Lha wong anaknya siapa to, Bu! Siapa lagi yang bisa didik jadi berhasil begini kalau bukan aku, Bapaknya!"
"Lho?!" istrinya keheranan. "Jangan salah mengerti to, Pak! Lha wong yang aku maksud, Toni anakmu itu sekarang sudah pandai mencuri ayam tetangga!"
Sent by: e-ketawa on Dec 11th, 2008 | Rate it and send to friend
Mengikuti Kelas Kehamilan
Category: Humor Umum
Sebuah ruangan kelas untuk kehamilan sedang penuh dengan wanita hamil dan suami mereka. Instruktur sedang mengajarkan berbagai gaya.
Dia sedang mengajar para wanita untuk bernafas dengan baik dan memberitahukan kepada para suami untuk memberikan bantuan yang diperlukan pada tingkat itu.
"Ibu-ibu, latihan ini baik untuk Anda," kata instruktur itu. "Terutama berjalan-jalan akan sangat berguna. Bapak-bapak, hal ini tidaklah sulit untuk mengajak istri Anda berjalan-jalan!"
Ruangan itu sangat tenang sampai akhirnya, seorang suami yang sudah agak tua mengangkat tangan. "Ya?" tanya instruktur itu.
"Apakah tidak apa-apa jika istri saya membawa tas golf sambil berjalan-jalan?"
Sent by: e-ketawa on Dec 11th, 2008 | Rate it and send to friend
Semprotan Nyamuk
Category: Humor Umum
Nani masuk ke sebuah toko hendak membeli semprotan nyamuk.
Saat membayar dia bertanya kepada kasir, "Ini bagus untuk nyamuk?"
Sang kasir yang baru satu minggu bekerja mengamati sejenak dan berkata, "Wah semprotan ini gak bagus buat nyamuk, Nyonya. Soalnya mereka bisa mati nanti."
^%$#@!!*
Sent by: e-ketawa on Dec 11th, 2008 | Rate it and send to friend
Orang Paling Sukses
Category: Humor Umum
Seorang pedagang mobil bekas baru saja terpilih menjadi orang paling sukses tahun ini. Dalam jamuan makan untuk merayakannya dia memberikan rahasia keberhasilannya pada salah satu stasiun televisi yang mewawancarainya.
"Ada lima hal yang menyebabkan saya sukses. Pertama, saya selalu memperlakukan orang lain sebagaimana saya ingin diperlakukan orang.
Kedua, saya selalu menjual dengan harga yang pantas.. Ketiga, saya selalu jujur. Keempat, saya selalu memperlakukan karyawan saya secara adil dan dermawan.
Dan yang kelima, ini yang paling penting, bibi saya baru saja meninggal dan mewariskan kepada saya uang sepuluh milyar."
Sent by: Ananta Bhagaskara on Dec 11th, 2008 | Rate it and send to friend
Terlambat Memberi Pertolongan
Category: Humor Umum
Seorang insinyur muda yang baru lulusdari fakultasnya ikut TKS Butsi di pedalaman Kalimantan unutk membuka hutan yang akan di jadikan pemukiman bagi para transmigran.
Pada saat dia sedang menghitung luas lahan dengan kalkulatornya, seorang pekerja kasar nggak lulus SD tergopoh-gopoh menghampirinya.
"Pak Insinyur, si Kamal ketiban pohon besar!" lapornya.
"Sebesar apa pohonya? Tingginya berapa? Diameter berapa? Jatuh dari ketinggian berapa? Posisinya bagaimana? Posisinya si Kamal dan dia sedang apa? Apakah dibawahnya ada pohon lain atau padang rumput? Ada air tidak disana?" tanya insinyur itu.
"Bapak lihat sajalah sendiri. Atau kami tolong segera?"
"Jangan bertindak apapun tanpa komando saya!" kata Sang Insinyur sambil bergegas menuju tempat kejadian. Ia segera memerintahkan mengukur panjang pohon yang menimpa Kamal, diameter kayunya, ketinggian tanahnya, kecepatan angin pada waktu itu, dan menyelidiki keadaan tanah di sekitarnya, apa penyebab kecelakaan tersebut, dan yang terakhir, dia segera membentuk Panitia Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Si Kamal (Panitia P3KSK) dengan tema:
"Dengan kecelakaan si Kamal kita tingkatkan persatuan dan kesatuan bangsa." Maka Kamal pun mati sebelum Sang Insinyur berhasil mengukur diameter kayu yang menimpa Kamal.
Sent by: e-ketawa on Dec 10th, 2008 | Rate it and send to friend
Copyright © 2002 - 2008 KETAWA.COM
"Pak, Toni seka
daftar pengunjung
owner
this is owner from ardika fm
Kamis, 11 Desember 2008
cerita lucu
Diposting oleh
SURYA ARDIKA SWARA FM
di
08.01
Label: cerita lucu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar